KEDU UTARA (02/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto melakukan komunikasi sosial dengan Pemerintah Desa Ngaliyan, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, yang masuk dalam wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Petung pada Rabu (01/04). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan keamanan hutan serta penggalian potensi desa yang dapat dikembangkan secara kolaboratif.
Komunikasi sosial dilaksanakan di Kantor Desa Ngaliyan dan diterima langsung oleh Kepala Desa Ngaliyan beserta perangkat desa, serta Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Hutan Rahayu Desa Ngaliyan. Pertemuan berlangsung dialogis dengan membahas isu strategis terkait pengelolaan hutan dan pemberdayaan masyarakat desa sekitar hutan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto Joko Supriyanto menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan dalam menjaga kelestarian hutan. Menurutnya, keamanan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.
“Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengamanan hutan sekaligus membuka peluang pengembangan potensi desa berbasis sumber daya lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani mendorong optimalisasi potensi desa melalui skema kemitraan, seperti pengembangan wisata alam, agroforestry, serta pemanfaatan hasil hutan bukan kayu yang tetap mengedepankan prinsip kelestarian.
Kepala Desa Ngaliyan Bunjari menyambut positif langkah Perhutani dalam membangun komunikasi intensif dengan pemerintah desa. Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk menjaga keamanan hutan dari berbagai potensi gangguan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga hutan. Di sisi lain, pengembangan potensi desa juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi,” katanya.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Hutan Rahayu Desa Ngaliyan Rokhani menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung pengelolaan hutan secara lestari. Ia menegaskan bahwa Lembaga Masyarakat Desa Hutan akan terus berperan aktif sebagai mitra Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan sekaligus menggerakkan partisipasi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta koordinasi yang lebih solid antar pemangku kepentingan. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengoptimalkan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026